Showing posts with label Deathcore. Show all posts
Showing posts with label Deathcore. Show all posts

Wednesday, September 2, 2015

Mithology Borneo | Modern Deathcore Jogja

 
Band Modern Deathcore asal Jogja ini akan merilis album baru bertajuk 'Rebellion'. Mithology Borneo merupakan band yang bergenre Modern Deathcore yang berdiri pada tahun 2011, tepatnya 11 November 2015. Butuh waktu hampir empat tahun lamanya untuk menyelesaikan albumnya dikarenakan beberapa faktor pergantian player pada drum yang membuat projek album jadi mundur,

Friday, May 22, 2015

Scream In Bubble, Pendosa!​



Unit Deathcore asal Kabupaten Bandung yang menamai diri mereka Scream In Bubble (disingkat SIB) dalam waktu dekat ini akan merilis single terbaru mereka yang berjudul “Pendosa”.

Band yang beranggotakan Irfan (Vocals), Indra (Drums), Daud (Guitar), Rizal (Guitar) dan Irdhany (Bass) yang juga akan segera merilis EP-nya tersebut, sebelumnya mereka telah merilis Video Footage “Angkuh” di akun youtube mereka pada akhir April lalu.

Sang gitaris, Daud Herdian mengatakan “Ini semua sebagai tanda trimakasih kami kepada kalian semua yang sudah memberi support kepada SIB selama ini, khususnya buat pendengar setia kami SIB Forces (sebutan fanbase). Terlebih kami sekarang lolos ke babak 3 audisi Hellprint West Java Invasion Festival dan menjadi 10 besar di Kabupaten Bandung.”

Irfan Fadlan (vocals) menambahkan, “excited banget ya bisa masuk dalam rangkaian Hellprint, nanti kita manggung lagi tanggal 30 Mei di Cicalengka. Kalo soal EP, kita masih nunggu entah itu dari indie label atau apa buat kelancaran rilis fisiknya. Tunggu deh ya udah kita target kok tahun ini dirilis.”

“Pendosa” sendiri mulai bisa di dengarkan pada 23 Mei 2015 di akun reverbnation Scream In bubble yaitu http://reverbnation.com/screaminbubble

Saturday, April 25, 2015

Indonesian Deathcore Rilis Video Kompilasi


Segala sesuatunya jika didasari atas kesepakatan bersama, tentunya tidak akan menimbulkan hal-hal yang merugikan atas pihak-pihak yang terkait.

Berbagai macam cara sekarang telah banyak digunakan oleh para pendukung gerakan dalam musik indie di tanah air. Hal itu dimaksudkan guna mengapresiasi dan memperkenalkan karya-karya dari dalam negri sendiri yang kurang ter-expose oleh media seperti TV.

Sama seperti halnya Visi dan Misi Total Berisik, Indonesian Deathcore juga sangat mengapresiasikan serta mendukung setiap karya-karya band-band indie ditanah air (khususnya Deathcore). Dan "Corepilation" tersebut ialah satu bentuk apresiasinya.

Indoesian Deathcore, salah satu komunitas yang sekaligus bertindak sebagai media partner/promosi yang berkontribusi mendukung gerakan indie (Deathcore) tersebut dengan meriliskan sebuah video kompilasi yang bertajuk "Video Album Compilation Vol.2 #Corepilation2".

Ini adalah daftar 22 band (Deathcore) lokal dari berbagai kota di indonesia:

1. LAST TRAIN TO HEAVEN
2. RUIN
3. DISTORTION OF MIND
4. IMPERIUM OF DENATOR
5. DR. INK BLOOD
6. RESIST THE HELL
7. RISE THE SHINE
8. ZHEUZS
9. SUICIDE AUTOPSY
10. LAST ME VERTICAL
11. KILL ME WITH CANDY
12. TARDIGRADE
13. REPUNT TO AMALBURGA
14. PARACLETE MESSIAH
15. NEPTHUNES
16. CHAOS FROM MADNESS
17. GRIM SALVATION
18. DEATH FORR REVENGE
19. DROWN THE WEAKNESS
20. DEFUSED
21. PERIOD CRUELTY
22. PATRICK

Dan silahkan menikmati video "Album Compilation Vol.2 #Corepilation2" dibawah ini:

Jangan lupa di subscribe ya \dc/

Thursday, April 16, 2015

Patrick | Breakdown Deathcore Palu


Musik keras di Indonesia emang beberapa tahun ini berkembang dengan pesatnya, selalu ada band band baru yang memutuskan untuk menjadi pelaku musik, kali ini gua akan memberikan artikel berupa biodata dari salah satu band yang menjadi line up  Extreme Day 2015 di Palu kemarin, yups namanya adalah Patrick.

Patrick yang terbentuk di Palu memilih breakdown deathcore untuk menjadi genrenya.Terbentuk disausu pada tanggal 25,februari 2014. Patrick  ber-anggotakan Nanda Bimantara pada Vocal, Moh. Syahrul yang mengisi Lead guitar,  Moh. Ilham yang memegang Guitar, dan Bass yang diisi oleh Muhammad Fadil, serta sang penabuh Drum Rudhy hartono

Patrick yang biasa disingkat PTRCK, menurut para member awalnya hanya untuk mengisi waktu luang saja, mereka mengambil nama Patrick dari salah satu karakter di animasi Spongebob Squarepants.yups karakter itu adalah Patcrick. Menurut mereka nama Patrick dipilih karena sang tokoh yang  memiliki sifat yang mempunyai persahabatan yang kuat, masa bodo tentang apapun, serta karena Patrick sendiri berupa bentuk bintang dan mereka  ingin menjadi bintang.

Patrick sudah menelurkan single perdana yang berjudul alcohol dan menurut pengakuan dari mereka,makna lagu ini adalah agar pemuda-pemuda tidak lagi meminum yang namanya alcohol.


Visit:
Patrick on Twitter
Patrick on Reverbnation



Friday, April 10, 2015

Grim Salvation | Slamming Deathcore Batam


Grim Salvation, project band yang berdiri sejak 7 juni 2013 yang pada awal terbentuknya band ini bernama Grim Slaughter dengan personel awal yaitu Ari Wibowo (vocal) Ishak Dachi (bassist) Mulia Agustian dan Arif wicaksono (gitar) Iqbal Ermawan (syntizer) dan Iklas Dachi (drummer). Jelang beberapa minggu sejak band ini terbentuk, akhirnya kami menemukan nama yang digunakan hingga saat ini yaitu Grim Salvation. Nama dari grim salvation ini kami kutip dari nama malaikat pencabut nyawa yaitu "Grim Reaper" dan "Salvation", yang mempunyai arti yaitu penyucian dosa melalui pencabutan nyawa.

jelang waktu antara bulan oktober/november 2013 hingga akhir tahun 2014 Grim Salvation telah banyak melakukan pergantian personel, hingga pada akhir tahun 2014 kami telah menemukan personel yang tetap, yaitu Ari Wibowo (vocal) Mulia Agustian dan Agung Saputra (gitar) Ishak Dachi (bassist) dan Martin Adrian (drummer).

Grim Salvation Logo

Pada akhir tahun 2014 kami telah meluncurkan single pertama kita yang berjudul "Bangkai Para Yahudi", judul yang agak extreme menurut para pendengar. Meskipun begitu, kami mendapat respon yang positif dari para pendengar melalui single pertama ini.

tahun 2015 ini kami sedang menggarap single kedua kami yang tetap pada genre kami, yaitu perpaduan slamming dan deathcore. mudah"an dengan peluncuran single kedua kami pada bulan mei, kami tetap bisa menghibur para penikmat musik indie indonesia.

Visit:
Grim Salvation on Facebook
Grim Salvation on Twitter
Grim Salvation on Reverbnation
Grim Salvation on Soundcloud

Tuesday, April 7, 2015

Xtreme Merch | "Pria Itu Moshing Bukan Dancing"

Xtreme Merch Proudly Present

"Pria Itu Moshing Bukan Dancing"
16 Mei 2015
At Gedung Ramanda Depok



With special performance :

  • Radang Kelamin
  • Lost Another
  • Kilometer
  • Bipolar
  • Cranium at Hell
  • Other Side
  • Rivals Attack
  • Sanskerta
  • Holy Killer
  • Division Tigabelas


Need more band Heavy Metal, Hardcore, Grindcore, Black Metal, Deathcore, ThrashMetal and etc.

More Info:
Xtreme Merch Call - 081310877341

Monday, April 6, 2015

Revenge the Fate | Symphonic Deathcore


Revenge The Fate, ya, sepertinya kalian sudah tidak asing lagi dengan nama tersebut. Band Deathcore yang sedang digandrungi semua kalangan pecinta musik-musik Underground di tanah air, tak heran jika nama mereka sering berada disetiap setlist nama band-band yang akan tampil di acara-acara musik underground. Revenge The Fate sendiri dibentuk tepatnya pada tanggal 5 Juli 2009. Sampai saat ini formasi adalah Anggi (vokal), Sona (Bass / Vokal), Cikhal (Gitar), Mael (Gitar), Zacky (Drum).

Revenge The Fate sebelumnya memiliki nama Angel Rebel, sebuah band proyek yang diciptakan Sona, dengan beberapa personil yakni Sona (Gitar, Vokal), Thom (Vokal), Sandy (Gitar), Gan Gan (Bass) dan Dany (Drum). Dany kemudian resign dari band karena ia mempunyai alasan telah memiliki band lain. Diikuti Sandy yang juga mengundurkan diri dan kemudian diganti dengan oleh Ikhsan.

Di formasi kedua tersebut Sona menggundang Anggi yang pada awalnya bermain sebagai drummer.  Saat Angel Rebel berjalan dalam 2 bulan, Sona memecat Gan Gan karena ia dianggap tidak serius dalam band.

Selanjutnya di formasi ketiga inilah, Angel Rebel mengganti nama menjadi Revenge The Fate. Nama Revenge The Fate semakin melambung, merekapun mulai memiliki banyak acara. Akan tetapi, setelah itu Ikhsan dan Thom kemudian mengundurkan diri.

Formasi keempat, Sona bertemu dengan Cikhal (Ex Jersey Holiday) yang mengisi pada gitar, dan Zacky (yang juga ex personil Jersey Holiday) akhirnya datang untuk mengisi pada Drum, untuk menggantikan Anggi yang beralih menjadi vokalis. Dan formasi Revenge The Fate inilah yang hingga saat ini bertahan yakni: Anggi (vokal), Sona (Bass/Vokal), Cikhal (Gitar) dan Zacki (Drum), hingga sekarang.

 Revenge The Fate Logo

Pada Desember 2010 Revenge The Fate ini merilis album demo dengan lima lagu seperti, Ambisi, Poseidon, All Broke By Hate, The End of My Heart, dan Departure of Assiah.

Dan pada 2011 Revenge The Fate merilis "The End of My Heart" versi akustik. Dan single terakhir mereka sebelum merilis Album Debut mereka adalah "Damascus".

Album debut perdana mereka diberi tajuk "Redemption" yang dirilis pada 10 Juli 2014, album ini berisi 14 lagu dan telah diproduksi oleh Beholder Records serta didistribusikan oleh Extreme Souls Production.

Redemption Album

Track listing pada album "Redemption" :

01. Beholder
02. Poseidon
03. Kashmir
04. Pembalasan
05. Darah Serigala
06. Ambisi
07. Beyond The Hatred
08. Redemption
09. Damascus
10. Sad But True
11. Illusion
12. Departure
13. Simfoni Menuju Akhir
14. The End

Genre Revenge The Fate sendiri adalah Symphonic Deathcore. Nama Revenge The Fate memiliki filosofi tentang ambisi untuk mengubah nasib buruk menjadi lebih baik. Mereka memiliki fans-club yang sangat setia, dan mereka memberikan nama "RTF Colony".

Visit:

Blessed From Silents | Deathcore Tulungagung


Blessed From Silents, band Deathcore yang lahir di kota Tulungagung (JawaTimur), Indonesia pada awal tahun 2012. Blessed From Silents ini beranggotakan 4 orang, yakni:
  • Allven(Vocal)
  • Angga (Guitar)
  • Lutfy (Bass)
  • Ovy (Drums)
Sedangkan arti nama dari Blessed From Silents tersebut adalah diam dari keberuntungan. Karena Blessed From Silents sendiri selalu mempercayai keberuntungan pasti ada dalam diri seseorang. Blessed From Silents tetap berusaha berdiam diri atas keberuntungan bawasanya dari Tuhan. maka dari itu mereka sebagai pecinta musik underground, mereka tidak memprioritaskan style semata, karna mereka memimiliki dunia sendiri.


Musik keras ini menurut Blessed From Silents sudah bukan hoby lagi, melainkan sudah menjadi kebutuhan dan mendarah daging. Mereka tidak akan berhenti sampai disini, Blessed From Silents akan terus berusaha sampai di titik kami tidak bisa meneruskan itu lagi. Tegakkan kepalamu, kepalkan tanganmu dan lawan dunia yang ada di hadapanmu. Dan Blessed From Silents pada awal tahun 2014 dapat merilis single pertama mereka yang berjudul kan "Penebusan Dosa".

Visit:

Saturday, April 4, 2015

Repunt to Amalburga | Experimental Deathcore




Repunt to Amalburga atau yang sering di panggil dengan "RTOA" Adalah sebuah band yang bergenre Deathcore / Eksperimental. Nama mereka sangat unik karena mengadaptasi dari tiga bahasa yang berbeda yang memiliki makna dan pilosofi positif.

Band yang lahir di kota Bandung, Indonesia, pada awal tahun 2014 ini berangotakan 5 orang yang berformasikan Fadil pada vocal, Sandy pada rhytem guitar, Juju pada lead guitar, Aries pada bass dan Arull pada drum.

Pada tahun 2014 pun mereka telah merilis single pertama mereka yang berjudul "Vagitus Of Misery"

Visit:

Thursday, April 2, 2015

Chaos from Madness | Deathcore Tabalong, Kalimantan Selatan


Chaos from Madness, sebuah band dari tanjung tabalong kalimantan selatan yang berdiri pada tanggal 01/12/11,dengan mengusung aliran Deathcore.

Line up Chaos from Madness saat ini:
  • Luqman (vox)
  • Ando (gitar)
  • Arie (gitar)
  • Endy (bass)
  • Habel (drum)

Chaos from Madness mempunyai sebuah lagu berjudul 'matilah kalian'. Lagu yang terinspirasi dari manusia munafik yang ada di sekitar kita semua.

Chaos from Madness Logo

Chaos from Madness hanyalah sekumpulan anak-anak remaja ingusan yang ingin menjadi dewasa di tanah permusikan, gak ada yang spesial dari kami, kami berharap band ini bisa diterima oleh masyarakat, begitu tegasnya (Chaos from Madness).

Visit:
Chaos from Madness on Reverbnation
Chaos from Madness on Twitter

Friday, March 13, 2015

We Made Disaster | Metaldeathcore Palu


We Made Disaster adalah band Metalcore/ Deathcore asal  Indonesia, Palu, Sulawesi Tengah. We Made Disaster ini di bentuk pada tahun 2013. Tak lama setelah We Made Disaster lahir, diawal tahun 2014 We Made Disaster pun mengeluarkan single pertamanya yang berjudul "Liar".

We Made Disaster Logo


Selang beberapa bulan kemudian single Ke-2 We Made Disaster yang berjudul "Stranger" pun ikut di keluarkan dengan gaya musik yang berbeda, dengan pergeseran suara vokal yang begitu tajam. We Made Disaster juga terkesan bergenre Post-hardcore dngan mengisi clean vokal pada pertengahan lagunya.


Personil We Made Disaster:
  • Ai - Vokal
  • Ucha - Guitar
  • Didin - Guitar
  • Yayan - Bass
  • Gafur - Drum
Visit:
We Made Disaster on Twitter
We Made Disaster on Reverbnation
We Made Disaster Call :  085256337177 / 082345095523
We Made Disaster E-Mail : WeMadeDisaster_WMD@yahoo.com

Thursday, March 20, 2014

Tentang sejarah musik Ekstrim Metal, Deathcore

    Oke, kali ini mari kita bahas tentang sejarah musik Deathcore. Deathcore adalah salah satu genre musik metal yang sangat ekstrim. Genre tersebut menggabungkan karakteristik death metal dengan karakteristik metalcore. Hal ini didefinisikan oleh riff death metal, ketukan yang cepat, blastbeats dan penggunaan metalcore. Deathcore tampaknya paling menonjol di barat daya Amerika Serikat, terutama Arizona dan California selatan pedalaman (kebanyakan Coachella Valley), yang merupakan rumah bagi banyak band terkenal dan berbagai festival musik metal.

Tuesday, July 2, 2013

Last Story of Sinners, Deathcore asal Ponorogo

    Last Story of Sinners adalah sebuah band Deathcore yang berasal dari kota yagn terkenal dengan seni budaya Reognya, Ponorogo, Jawa Timur. Last Story Of Sinners didirikan pada tanggal 1 Mei 2012. Line-up Awalnya Last Story Of Sinners (LSOs) yaitu, Atma | Lead Guitar, Ipank | Vocal, Sanda | Drum, Delta | Rythm Gitar, Arga | Vocal 2 dengan nama Bleeding Edelweiss. Untuk mengisi kekosongan pada Bass, Arga Memperkenalkan Reza dan kemudian bergabung untuk bermain Bass.

Monday, June 10, 2013

Biografi band Deathcore, All Shall Perish


All Shall Perish band Deathcore yang berasal dari Oakland, California, USA, dibentuk pada tahun 2001 dari sisa-sisa band asal San Francisco Bay Area yang bernama Antagony, End Of All and Boof.